Un-Official Rules in Wifi Hotspot

These are Un-Official Rules in Wifi Hotspot, I encouraged you to follow this …

  1. Don’t smoking
    If you need to smoke, find smoking permitted wifi spot
  2. Keep Quiet
    If you need to hear audio, use headset
  3. Take your garbage
    Don’t leave anything and hoping someone will do it for you
  4. Use fair bandwith
    If your wifi hotspot don’t limit each user bandwith, watch your fair usage
  5. Don’t limit another user access
    by using software like netcut and similar

Sharing Koneksi Internet PC Melalui Wifi Router

Saya punya router wifi TP Link TL-MR3020. Router ini saya hubungkan ke port ethernet (LAN) PC dengan harapan:

  1. Saya bisa men-sharing koneksi internet PC ke laptop/HP
  2. Saya bisa mengakses admin router
  3. Saya bisa meng-akses laptop/pc lain dijaringan melalui PC
  4. Saya bisa mematikan router saat tidak diperlukan tanpa mencabut dan memindahkan colokan USB modem Smartfren dari Router ke PC dan sebaliknya. Dan tetap terhubung tanpa putus🙂

Untuk mewujudkan harapan saya diatas saya melakukan hal berikut ini:

  1. Saya mengatur adapter USB modem di tab Sharing gar bisa di share melalu LAN (ethernet) adapter.
  2. LAN (ethernet) adapter saya beri IP secara manual 192.168.137.1 dengan netmask 255.255.255.0
  3. WAN IP router TP-LINK saya set static ke 192.168.137.254 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.137.1 dan untuk DNS memakai DNS ISP (Smartfren) – Untuk Nusa tenggara DNSnya adalah 10.17.118.187 dan 10.17.118.251
  4. IP LAN router saya atur ke 192.168.0.254, untuk mengakses admin router
  5. Mode router TP-LINK saya set ke AP

Sayangnya, tidak semua harapan saya bisa terpenuhi bersamaan.

Jika saya ingin laptop mengakses internet, IP ethernet PC harus saya set ke 192.168.137.1 (IP gateway WAN untuk Router), saat laptop konek ke internet, PC tidak bisa mengakses admin router karena IPnya beda.
IP router adalah 192.168.0.254.

Memang merepotkan karena saya harus merubah IP LAN (ethernet) adapter PC ke 192.168.0.1
Tetapi karena yang sya harus rubah cuma angka 137 ke 0 dan sebaliknya, saya mersa cara ini masih bisa di tolerir, daripada bangun dari bangku, mencabut colokan USB modem dan kehilangan koneksi internet😛

Wisata Halal: Lombok Yang Menang Award Indonesia Yang Heboh

Lombok menang dua award dalam kategori World’s Best Halal Tourism Destination dan World’s Best Halal Honeymoon Destination. Indonesia (Baca: Lombok), berhasil mengalahkan saingan-saingan lain yang juga kelas berat, terutama dari sisi paradigma ke-musliman.

Dari kemenangan Lombok, kementerian pariwisata kemudian berinisiatif agar sukses Lombok memenangkan award ini bisa dicangkokkan sebagai proyek nasional karena katanya Indonesia ini adalah negeri dengan penduduk muslim terbesar se-dunia.

Tapi apa lacur, alih-alih mendapatkan sambutan yang luar biasa, malah mendapatkan resistansi yang berlebihan. Bahkan sebelum mereka mengerti betul apa itu konsep wisata halal.

Wisata halal adalah paket program tour yang mengkondisikan agar tamu mendapatkan kemudahan dalam mengakses kebutuhannya dalam hal ini, hal-hal yang halal. Makanan halal, masjid/mushola, dan lain-lain. Prinsipnya sebenarnya tidak jauh dengaan tamu dengan destinasi khusus lainnya.

Tamu yang mengambil program trekking ke Rinjani misalnya, pasti ingin tahu segala hal tentang Rinjani. maka kita mensupportnya dengan perlengkapan, informasi dan segala tetek bengek tentang pendakian Rinjani. Kebutuhan akan perlengkapan mendaki bisa disamakan dengan kebutuhan akan perlengkapan shalat. kebuthan makanan full kalori untuk pendaki, sama dengan makanan halal untuk tamu wisata halal. Dan seterusnya dan seterusnya

Menjual wisata halal tidak berarti anda harus murtad dari agama anda. Menjual program wisata halal tidak berarti anda harus menutup warung non-halal anda. Tidak juga berarti anda harus merubuhkan tempat ibadah anda dan menggantinya dengan masjid.

Memang iya kalau anda harus menutup aurat, harus menahan diri dari kebiasaan merokok, mnum-minum dan lain-lain selama anda membawa tamu. Kalau tidak mau berubah tetapi tetap ingin menjual wisata halal bukankah mudah menyewa pelaku wisata yang mau mengerjakannya?

Gitu aja kok repot!

Aaaahhhh, mungkin (ini mungkin loh) mereka (nama dirahasiakan) ketakutan jika gaya hidup mereka harus berubah menjadi lebih sering ke masjid (karena menemani tamu), melihat dan memegang Al-quran, memakai pakaian yang menutup aurat, tidak boleh lagi minum-minum, dll.

Tahu sendiri seperti apa cara hidup pelaku pariwisata kita. Bukannya berhasil menularkan budaya Indonesia yang sopan-santun malah sebaliknya menjadi korban budaya barat. Pakaian yang dulunya dibawah lutut menjadi diatas paha. Telinga yang dulu bersih sekarang diganduli anting-anting. Kulit yang dulu mulus, sekarang dicorat-coret tato.

Orang tua kita pasti menangis melihat kelakuan kita seperti ini.

Tetapi, saya pribadi paham mengapa mereka ketakutan. Perubahan, apalagi menuju kebaikan itu sangat sangat berat.

Secara ekonomi juga ada imbasnya, meskipun baru nampak efeknya dalam jangka panjang. Investasi mereka di diskotik, bar-bar, cafe-cafe, hotel-hotel mesum dan sebagainya akan hancur karena sepi jika Indonesia berubah menjadi destinasi wisata halal. Ini akan terjadi jika mereka menjadi pengusaha yang tidak bisa melihat peluang.

Biarlah mereka yang menolak wisata halal melihat geliat NTB, khususnya Lombok, menjadi daerah dengan destinasi wisata khas yang bersaing dengan daerah lain.

Wisata halal itu sebuah peluang. Wisata halal itu sebuah kesempatan menjadi pundi-pundi penghasilan.

Untuk Menteri pariwisata dan jajarannya, pesan saya adalah agar tidak pukul rata menerapkan wisata halal di semua daerah. Setiap daerah punya kekhasan sendiri-sendiri.

Yang bisa melihat peluang, mari kita support. yang ignorant, biarkan saja mereka berkubang dengan ignorant-nya. Mereka itu ibarat katak dalam tempurung. Tetapi sekalinya mereka melihat hujan (duit) di NTB, niscaya mereka akan menyanyi gembira.

Ha ha ha, lucu sekali perilaku orang-orang yang Islamophobia ini.

Akhirnya Ada Wifi.ID Corner di Ampenan

Updated: wifi.id ini sekarang kosong melompong, karena “bermasalah”, niat gak sih?

Sebelumnya saya selalu menuju telkom Mataram jika membutuhkan akses wifi.id.

Sebelumnya wifi.id corner ini sudah pernah dibuka, tetapi entah mengapa ditutup.

Bulan ini saya lihat sudah dibuka kembali. Jadi setiap pagi, sampai jam 9.50 saya kemari. Daripada momot di rumah. Sekalian pulangnya menjemput anak pulang sekolah.

Penampakan gretongers di wifi.id corner ampenan
Penampakan gretongers di wifi.id corner ampenan

Alamat wifi.id corner telkom Ampenan:
Jalan Langko no 23
Depan Kantor Pengadilan Agama/Pajak Ampenan

Sayangnya, di wifi.id corner ini:

  • Udaranya panas, karena atapnya dari besi/seng dan jaraknya dengan kepala agak dekat.
  • Tidak ada penjual minuman dingin seperti di wifi.id corner Mataram
  • Tempatnya agak sempit (malah bagus sih) sehingga kuota user terbatas🙂

Cara Mem-bypass Pemblokiran Internet

Salah satu hak asasi manusia adalah berhak untuk mengakses informasi.

Pemblokiran internet adalah sebuah kemunduran. Pelaku pemblokiran internet adalah manusia/pemerintah dengan inferiority complex yang akut.

Jika tidak percaya diri melawan kebenaran maka sirnalah dari muka bumi, O kejahatan
Jika tak kuat menantang matahari maka lenyaplah, O ketidakadilan
Jangan sok menunjukkan wajah pongahmu itu

 

Cara Ke-1 Mem-bypass Pemblokiran Internet

Menggunakan DNS google atau DNS lain yang tidak mendukung internet censorship.

 

Cara Ke-2 Mem-bypass Pemblokiran Internet

Menggunakan Plugin Browser. Cari saja dengan keyword vpn dan proxy. Cari yang satu kali klik/otomatis berganti asal negara. Di mozilla firefox saya menggunakan IP/Proxy changer.

 

Cara Ke-3 Mem-bypass Pemblokiran Internet

Gunakan browser TOR, download di http://torproject.org

 

Cara Ke-4 Mem-bypass Pemblokiran Internet

Menggunakan VPN, salah satu VPN yang bisa dicoba adalah openvpn.com – tidak perlu registrasi.

 

Selain empat cara diatas, masih ada cara-cara lain semisalnya menggunakan tindakan hukum dengan menggugat pemblokiran itu, class action sampai revolusi dan kudeta.

Jika rezim opresif sudah tidak bisa dikompromi lagi mari kita gulingkan. Karena obat untuk rezim yang kejahatannya sudah mengakar adalah dengan memisahkan kepala ular dari badannya.

Pemblokiran Media Islam Masih Berlanjut

Di tempat saya (Lombok) situs media Isam masih diblokir. Saya menggunakan Smartfren.

Jika konsumen dihalangi mengakses website karena websitenya diblokir tanpa perintah pengadilan seharusnya ISP yang bersangkutan bisa dituntut kan?

Juga soal hak menggunakan DNS harus diperjelas, sebagai konsumen yang membeli paket internet, saya berhak menggunakan DNS manapun kecuali dilarang secara terang di TOS-nya.

Soal iklan yang diinject pihak ISP juga harus dipertegas, sebagai konsumen saya membeli paket internet gak pake inject iklan🙂

 

Barang Bukti (screenshot diambil 22 April 2015)

PS: Saya menyebutkan lokasi saya untuk mengantisipasi kemungkinan DNS smarfren yang memblok media Islam ini sifatnya hanya regional. Saya tidak tahu dengan kondisi daerah lain.