Pentingnya Agama


Sejak lahirnya, manusia memiliki potensi baik dan buruk. Manusia bisa menjadi tinggi, melebihi malaikat atau menjadi rendah melebihi binatang.

Karena potensi baik dan buruk ini, agama diturunkan kemuka bumi. Meskipun jauh sebelum munculnya diturunkannya agama, manusia selalu berusaha mengatur diri mereka ke arah yang lebih baik dengan seperangkat aturan lain yang dinamakan nilai moral, sopan-santun, dan lainnya.

Agama adalah set aturan yang lebih sempurna daripada seperangkat aturan moral/etika. Karena mengatur semua aspek kehidupan manusia, baik personal, bermasyarakat maupun dalam hubungannya dengan pencipta.

Tetapi … ada kalanya ketika agama dikalahkan oleh potensi buruk manusia. Ketika itu terjadi, kerusakannlah yang terjadi.

Agama dalam hal ini hanyalah alat, yang harus disalahkan adalah manusia itu sendiri sebagai pengguna alat. Tentu saja dengan asumsi, alat yang digunakan tidak memiliki cacat.

Ketika potensi buruk manusia tidak terkontrol lagi, Kita tidak bisa lagi menyalahkan agama, tidak bisa lagi menyalahkan pendidikan seseorang, tidak bisa lagi menyalahkan keturunannya, mutlak kesalahan ada pada diri orang tersebut.

Karena itulah, pembantaian atas nama agama, hanyalah pengkambinghitaman atas kebusukan diri manusia.

Agama tidak pernah salah, manusialah penjahatnya!

Iklan

2 thoughts on “Pentingnya Agama

  1. rusydi hikmawan

    agama dikalahkan? islam atau agama manakah ini. ini berat. saya pikir agama pada posisi superior, gak ada yg bisa mengalahkannya. karena jelas dia adalah set aturan yang lebih sempurna daripada seperangkat aturan moral/etika. yg menghadirkannya pun yg “Maha”.

    Balas
  2. amrinz Penulis Tulisan

    Bagi saya, agama cuma set tools (meskipun tools ini datang dari yang maha kuasa). seperti semua tools di dunia ini, terserah manusianya ingin menggunakannya atau tidak.

    Bukankah sejak lahir kita belum mengenal agama?

    Ketika agama digunakan (baca: dianut), bisa saja set tools itu tidak berfungsi, karena nafsu manusia lebih mengajak untuk mengingkari agama. Meskipun, kekalahan manusia bukanlah karena tools ini kurang ampuh, tapi semata karena kelemahan manusia itu sendiri.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s