Mari Selamatkan Pantai Ampenan


Tahukan pantai Ampenan? Pantai yang jalan masuknya di selingi gedung-gedung tua? Pantai yang megah pintu gerbangnya tapi sayang … banyak warung-warung liar.

Di tahun 90-an, saat saya masih SMP dan SMA pantai Ampenan sering menjadi tempat bermain bola karena ruang lapangnya meski berpasir masih ada rumputnya.

Saya juga masih ingat, bekas pelabuhan yang menjorok ke laut masih bisa diduduki. Malah jika air pasang, saya dan kawan-kawan suka terjun bebas dari salah satu badan pelabuhan yang masih berdiri.

Saya juga ingat wayang Lalu Nasip, Film, Pertandingan Bola, Presean sering dipentaskan di lapangannya yang luas.

Tapi lihatlah wajah pantai Ampenan sekarang, kumuh. Dikuasai warung-warung liar yang berdiri tak terkontrol. Warung-warung in berdri angkuh mengangkangi wilayah publik, taman bermain anak-anak, jalan khsusus pejalan kaki dan taman hijau yang sekarang berdiri bangunan diatasnya.

Jika warung-warung ini hanya menjual makan atau barang lain yang halal, mungkin saya tidak akan komplain. Tapi beberapa warung sudah menjual minuman keras, tuak merah.

Warung penjual tuak ini akan mudah anda temukan, karena letaknya yang menantang, begitu masuk gerbang pantai anda langsung bisa melihatnya, tanpa penghalang 😦

Selain menjual minuman keras, beberapa cafe juga bermunculan, semakin memeriahkan malam. Khawatirnya, cafe ini akan menjadi tempat mangkal penjaja seks.

Selain keberadaan warung-warung liar, tumpukan sampah di pantai juga memprihatinkan. Meskipun ada tukang sapu dari Dinas Kebersihan, mana cukup untuk menangani sampah yang dimuntahkan puluhan (ratusan?) pengunjung setiap harinya.

Saya prihatin dengan kondisi ini, masyarakat dan pemerintah kalah oleh segelintir orang. Akankah kondisi ini dibiarkan atau diberantas?

Saya mengerti mereka butuh makan, tapi apa harus merusak ladang usaha mereka sendiri? Jika pantai kotor dan kelam, siapa yang akan berkunjung lagi?

Mari … tinggalkan sikap egois dan apatis, mari berpartisipasi, mari selamatkan pantai Ampenan!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s